HIPOSPADIA

– HIPOSPADIA
Hipospadia merupakan suatu gejala kelainan yang bisa menyebabkan letak pada lubang kencing (uretra)dibayi laki-laki yang menjadi tidak normalnya.kondisi seperti ini merupakan suatu kelainan pada bawaan sejak lahirnya

– GEJALA HIPOSPADIA
Kondisi dari hipospadia kepada setiap penderitannya bisa sangat berbeda.pada sebagian besarnya,lubang pada kencing ada dibagian bawah dari kepala penis dan sebagian yang lainnya mempunyai lubang pada kencoing dibagian bawah daripada batang dipenis.lubang kencing itu bisa saja berada pada area diskrotum tetapi kondisi seperti ini jarang untuk terjadi

akibat dari letak pada lubang kencingnya tidak normal,penyakit ini akan alami gejala seperti:
1.percika pada urine yang tidak normalnya saat ingin buang air kecil
2.kulup bisa menutupi bagian daria tas kepala penisnya
3.bentuk dari penis akan melengkung kebawahnya

– PENYEBAB DAN FAKTOR RESIKO HIPOSPADIA
Hipospadia bisa terjadi akibat perkembangan pda saluran dilubang kencing itu serta kulup penis pada saat didalam kandungannya terganggu.penyebab dari ini belum bisa untuk dipastikan.namun terdapat sejumlah faktor-faktor penyebab yang diduga tingkatkan resiko seorang anak itu bisa mengalami penyakit ini antara lain karena dari sang ibu:
a.mengandung pada saat usinya 35 tahun keatasnya
b.menderita penyakit abesitas dan penyakit pada diabetes
c.menjalani suatu terapi pada hormon untuk rangsang
d.terpaparnya asap dari rokok dan pestiseda

– PENGOBATAN HIPOSPADIA
Jika posisi daripada lubang kencing itu sangatlah dekat dari posisi seharusnya dan bentuk daripada penis tidak untuk melengkung.pengobatan tidak untuk diperlukan.namun bila pada letak dari lubang kencingnya sangat jauh dari posisi normalnya,operasi sangat perlu untuk dilakukan.

operasi untuk bertujuan untuk tempatkan lubang pada kencing keposisi yang sebenarnya dan untuk dapat memperbaiki kelengkungan pada penis itu.operasi akan dilakukan lebih dari pada sekali terganting dari keparahannya.

– KOMPLIKASI HIPOSPADIA
Anak dengan menderita hipospadia jika tidak segera untuk ditangani maka akan akibatkan komplikasi seperti:
1.kesulitan dalam belajar secara berkemih
2.kelainan pada bentuk dari penis saat ereksinya
3.gangguan pada ejakulasi

– PENCEGAHAN HIPOSPADIA
Pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko dari hipospadia  dengan cara melakukan sejumlah hal-hal yang sangat sederhana yaitu:
a.menghindari untuk merokok dan konsumsi minuman yang beralkohol
b.menghindari pekerjaan yang sudah terpapar zat pestisida
c.mengonsumsi suplemen dari asam folat sesuai dengan anjuran dari pihak dokter
d.mempertahankan berat pada badannya dengan ideal

Categories: penyakit a-z

Tags: